Lazada Indonesia

Indonesian Food & Bali Related News

Neglect turns Southeast Asia into a major policy blind-spot - The Australian


Neglect turns Southeast Asia into a major policy blind-spot
The Australian
From a foreign policy point of view, it has harmed Indonesian food security, trashed our reputation as a reliable partner with the Indonesians and introduced a serious disagreement into the relationship. Agriculture Minister Joe Ludwig has been ...

Add a comment Add a comment

Read more...

Desperately Seeking Singaporean Food: Cheryl Lu-Lien Tan's A Tiger in the ... - Seattlest


Seattlest

Desperately Seeking Singaporean Food: Cheryl Lu-Lien Tan's "A Tiger in the ...
Seattlest
But these two restaurants serve Malaysian and Indonesian food, respectively?€"and neither of these restaurants are exclusively Singaporean. We haven't had any Singaporean food since trying it at Shiok!, a restaurant chain in the Bay Area. ...

Add a comment Add a comment

Read more...

Serangan Island Green Festival, 26 - 28 November 2010

Denpasar (Antara Bali) - Kegiatan seni dan budaya yang bertajuk Festival Serangan, Kota Denpasar, akan digelar pada 26-28 November.

Lurah Serangan Made Poniman di Denpasar, Bali, Kamis, mengatakan, masyarakat telah melakukan berbagai persiapan, yaitu gerakan kebersihan serta menata dan memperbaiki akses jalan menuju lokasi kegiatan tersebut.

"Tahun ini kegiatan bertemakan 'Serangan Island Green Festival'. Pada ajang tersebut akan menampilkan 34 pedagang kuliner, di antaranya 20 anjungan ikan bakar yang merupakan menu khas Desa Serangan," katanya.

Selain menampilkan anjungan kuliner, kata dia, setiap harinya beragam kegiatan juga diselenggarakan, antara lain penghijauan, sarasehan, pameran, hingga lomba jukung.

"Kegiatan ini digelar untuk membangkitkan kembali segala potensi yang dimiliki Pulau Serangan, seperti hutan bakau, potensi bahari dengan ikan hiasnya, terumbu karang dan pelestarian berbagai jenis penyu," kata Poniman.

Dia mengatakan, ajang ini juga sebagai upaya promosi wisata, yang selama ini sudah dikenal oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

"Selama kegiatan berlangsung pada malam hari akan dipentaskan  berbagai macam hiburan, seperti tari-tarian, tetabuhan gong, musik dan hiburan lainnya," kata dia.

Ia mengatakan, isu lingkungan dalam festival itu sebagai upaya mendukung program pemerintah Bali, yaitu provinsi bersih dan hijau.

"Adanya hutan bakau yang tetap terjaga keasriannya juga merupakan implementasi dari seluruh rangkaian kegiatan yang bertemakan lingkungan," kata Poniman.

Pada kegiatan ini, kata dia, juga akan dilepas puluhan tukik atau anak penyu, hasil penangkaran ke habitatnya dalam upaya melestarikan satwa langka itu.

"Tindakan pelepasan tukik tersebut dalam upaya menepis tudingan masyarakat luar bahwa Desa Serangan sebagai tempat pembantaian penyu," katanya.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari tersebut akan dibuka oleh Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang dihadiri juga tokoh-tokoh masyarakat serta warga kota setempat.(*)

Source: http://bali.antaranews.com/berita/8369/festival-serangan-digelar-26--28-november

Add a comment Add a comment

Page 7 of 7